RAMADHAN DAY 11

06 Jun 2017



*# RAMADHAN DAY 11 #*
Topik :
Maraknya Abdurrahman bin Muljam Al Murodi modern

*_When we are comfortable….._*
_Ketika Rahmat Ramadhan tidak bisa menolong kita_
_Aspek Kenyamanan pembenaran diri yang justru merupakan Blocking Factor memperoleh Rahmat Ramadhan_

“Kekuatan Puasa Ramadhan seharusnya mampu merevolusi diri dari ranah ketrampilan ber Agama menuju Rasio Kualitas Agama / Hakekat Agama sebagai awalnya, kemudian menembus lapisan lapisan Sari pati Resonansi Hakekat Agama tersebut”
B-AMA, Al Haq Scientific Wisdom

*Al Haq Inner Rahmatan Lil Alamin Movement*
NO
Crime, Hate Spech, Brutality, Againts Humanity, Vileness, Personal Harmness

Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (Q.S. Al-Qamar : 49)
Semuanya menghasilkan tanda dan ciri khas yang nyata berupa bentuk / pola energi jati diri kualitas tertentu secara alamiah.

*Ciri Khas bentuk energi jati diri Ramadhan alamiah hari ke 11*
Bertebaran pusaran tornado bening kristal ukuran kecil berikut bola bola bening plus riakan glombang energi nelingkar lingkar dan berombak ombak tersebar dimana mana diseluruh Bumi dan di seluruh lapisan Maha Ruang Alam Semesta raya baik fisik maupun non fisik

Bahasan kali ini adalah mengenai Abdurrahman bin Muljam (Diagnosa profilingnya sudah saya lakukan beberapa waktu yang lalu) dikarenakan ada tulisan dari sahabat medsos mengenai, saya cuplik tulisannya dan saya persingkat plus saya tambahkan beberapa hal.yang dianggap perlu dengan tidak mengurangi makna pesan psikologi didalamnya.

*Siapa sebenarnya Abdurrahman bin Muljam?*
Dia adalah lelaki yang shalih, zahid dan bertakwa serta mendapat julukan Al-Maqri’.

Sang pencabut nyawa Sayyidina Ali itu seorang huffadz alias penghafal Alquran dan sekaligus orang yang mendorong sesama muslim untuk menghafalkan kitab suci tersebut.

Khalifah Umar bin Khattab pernah menugaskan Abdurrahman bin Muljam ke Mesir untuk memenuhi permohonan ‘Amr bin ‘Ash untuk mengajarkan hafalan Alquran kepada penduduk negeri piramida itu.

Dalam pernyataannya, Khalifah Umar bin Khattab bahkan menyatakan:
“Abdurrahman bin Muljam, salah seorang ahli Alquran yang aku prioritaskan untukmu ketimbang untuk diriku sendiri……”

Meskipun Abdurrahman bin Muljam hafal Alquran, bertaqwa dan rajin beribadah, tapi semua itu tidak bermanfaat baginya. Ia mati dalam kondisi su’ul khatimah, tidak membawa iman dan Islam akibat kedangkalan ilmu agama yang dimilikinya.

*Abdurrahman bin Muljam Gaya Modern*
Sadarkah kita bahwa saat ini telah lahir generasi-generasi baru Abdurrahman bin Muljam yang bergerak secara massif dan terstruktur. Mereka adalah kalangan saleh yang menyuarakan syariat dan pembebasan umat Islam dari kesesatan.

Mereka menawarkan jalan kebenaran menuju surga Allah dengan cara mengkafirkan sesama muslim.
Abdurrahman bin Muljam gaya baru ini lahir dan bergerak secara berkelompok untuk meracuni generasi-generasi muda Indonesia. Sehingga mereka dengan mudah mengkafirkan sesama muslim, mereka dengan enteng menyesatkan kiai dan ulama.

Raut wajah mereka memancarkan kesalehan yang bahkan tampak pada bekas sujud di dahi. Mereka senantiasa membaca Alquran di waktu siang dan malam. Namun sesungguhnya mereka adalah kelompok yang merugi. Rasulullah dalam sebuah hadits telah meramalkan kelahiran generasi Abdurrahman bin Muljam ini:

“Akan muncul suatu kaum dari umatku yang pandai membaca Alquran.
Dimana bacaan kalian tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan bacaan mereka.
Demikian pula shalat kalian daripada shalat mereka.
Juga puasa mereka dibandingkan dengan puasa kalian.
Mereka membaca Alquran dan mereka menyangka bahwa Alquran itu adalah (hujjah) bagi mereka, namun ternyata Alquran itu adalah (bencana) atas mereka. Shalat mereka tidak sampai melewati batas tenggorokan. Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya. (Sahih Muslim, hadits No.1068)”.

Abdurrahman bin Muljam modern ini sangat mendukung Pluralisme, Liberalisme dan Sekularisme.

*Ciri khas bentuk energi jati diri Abdurrahman bin Muljam modern*
Ybs dibungkus semacam kepompong warna hitam dan putih kelabu butek.

*Ciri khas muatan dalam diri mereka Abdurrahman bin Muljam modern*
Yang unik adalah ada ciri khusus bagi mereka ini yaitu muatan dalam dirinya. sangat terlihat jelas ada dominasi manusia bayangan hitam (yang terbentuk dari tumpukan pusaran hitam kecil kecil bergerak gerak) sebesar 1,5x ukurannya lebih besar dari dirinya.

Ciri ini mirip dengan ciri emosi negatif dan penyakit hati namun bedanya ukurannya hanya sebesar tubuh manusia.

*Ciri khas respon enegi jati diri Ramadhan terhadap *
Ybs tidak disentuh sama sekali dengan energi Ramadhan.

Mudah mudahan dari kisah dan analisa diatas agar kita lebih jeli dan hati hati terhadap kelompok ini, mereka ini akan sulit berubah dan mendapat hidayah jika mereka tetap yakin dengan keyakinannya tersebut, malah mereka sangat yakin bahwa tindakannya itu merupakan jihad fisabillillah.

Demikianlah efek energi Puasa Ramadhan hari 11 terhadap pelakunya, semoga informasi ini makin menambah kualitas dan kapasitas keimanan dan ketaqwaan kita bersama, amin.

“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. adz-Dzariyat: 55).

“Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati “(At-Tagabun [64] : 4)

*Fight for – Awakening*
Human Inner Origin, Promise Keeping & Integrity, Grandness Prophetic Leadership, Humanity, Unconditional Love Awareness, Justice – Peace -Prosperity, Nature Awareness.

*Let’s Unleash Origin Al Haq Leader In You*
Living on Al Haq Values in Grand Divine Real World application

Salam Allahu Robbi
To Love – To Give – To Care
Baginda Adam Muhammad Akbarnahu
Human Al Haq True Self Resonance Navigator

Grandness Leadership Intelligent Center
Imperium Garda Ring Waqulja Al Haq Yaa Haq
Gen Ores (Generation Origin Resonance)
Generasi Perduli kemurnian ahlak berbasiskan energi Al Haq Kepemimpinan Diri Sejati