RAMADHAN DAY 24

19 Jun 2017



*# RAMADHAN DAY 24 #*
Topik :
*Seberapa lugu diri kita pada Allah SWT?*

*_When we are comfortable….._*
_Ketika Rahmat Ramadhan tidak bisa menolong kita_
_Aspek Kenyamanan pembenaran diri yang justru merupakan Blocking Factor memperoleh Rahmat Ramadhan_

“Energi Rahmatan Ramadhan memilih 3 tipe jiwa, salah satunya adalah mereka yang jiwanya lugu total pada Allah SWT”
B-AMA, Al Haq Scientific Wisdom

*Al Haq Inner Rahmatan Lil Alamin Movement*
NO
Crime, Hate Spech, Brutality, Againts Humanity, Vileness, Personal Harmness

Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (Q.S. Al-Qamar : 49)
Semuanya menghasilkan tanda dan ciri khas yang nyata berupa bentuk / pola energi jati diri kualitas tertentu secara alamiah.

*Ciri Khas bentuk energi jati diri Ramadhan alamiah hari ke 24*
Hari ini dahsyat bener energi yang tampak.
Semuanya ada, bola bening besar, bola bening keci kecil, poros tornado bening ukuran besar, sedang maupun kecil, berikut riakan gelombang energi, campur ublek jadi satu.

Dan semuanya bergerak dalam satu komando, satu irama gerakan (gerakan seperti kora kora di dufan. namun bergantian dengan gerakan sentrifugal dan sentripetal) menyapu bersiha segala sesuatu yang tidak baik yang berada di alam dan didalam diri manusia yang layak menerimanya.

*Mereka yang lugu, mereka yang mendapat rahmat*

Masih ingat tulisan saya Ramadhan Day 23, ada 3 kriteria yang secara otomatis menyerap energi Ramadhan yaitu
(1) Kosong sama sekali, diri orang tersebut bersih tidak diselimuti apa apa

(2) Ada semacam selimut energi putih bersih yang melingkupi tubuh orang tersebut

(3) Ada semacam selimut energi kebeningan yang menyelimuti tubuh orang tersebut.

Saya penasaran untuk kriteria no 1, bahwa ada yang tampak seperti karakteristik tersebut, siapakah mereka ini?
Kosong ndak ada apa apa, namun energi Ramadhan memilih dirinya.

Saya gali lebih dalam, oooo ternyata mereka yang karakteristik seperti ini adalah mereka yang *Jiwanya lugu pada Allah SWT*

Golongan seperti ini bisa saja pendidikan akademiknya hanya lulusan SD atau bahkan ndak ada pendidikan sama sekali, namun jiwanya polos dan lugu pada Allah SWT.

Bisa saja mereka ini tidak kaya, namun hatinya kaya akan keluguan pada Allah SWT.

Bisa saja mereka ini pendidikan tinggi, namun jiwanya lugu dan polos pada Allah SWT merasa bodoh sebodohnya dihadapan Allah SWT.

Makna kata Lugu menurut KBBI online adalah
Berasal dari bahasa Jawa
Adjektiva (kata sifat) tidak banyak tingkah; bersahaja; sewajarnya; apa adanya: orang desa pada umumnya masih banyak yang lugu , sopan, dan hormat kepada orang lain.

*Secara hakekat, lugu itu nerima, wis pokoke berserah diri bongko an (total), tanpa protes, tanpa komplain, dan percaya dan yakin total, meskipun di gonjang ganjing oleh kehidupan*

Jadi keluguan jiwa ini ber efek pada tingkat keyakinan, kesadaran dan sikap dan perilaku serta gaya hidup kita di kehidupan nyata.

*Bisa saja jiwa yang lugu tidak hebat dalam ilmu Agama, bisanya hanya ibadah standar umum, namun hebat dan luar biasa dalam hakekat keluguannya kepada Allah SWT.*

Meskipun mereka lugu pada Allah SWT, namun sangat tangguh dalam menjaga nilai nilai Al Haq murni, berpenampilan lembut luar dalam, namun tegas dan tegar dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar.

Mereka tampilannya sederhana, baik pria dan wanitanya bisa saja tampil bersahaja, tidak pakai segala macam attribut Islami, yang wanita bisa saja tidak pakai jilbab / krudung fisik, namun jiwanya yang berjilbab atau berkrudung fisik / *jilbab cahaya* yang menyelimuti tubuhnya.

*Ciri khas bentuk energi jati diri mereka yang lugu pada Allah SWT*
Dirinya secara alamiah dibungkus oleh semacam bola bening berbentuk oval, diam tidak berputar dan ndak goyah sedikitpun, anteng. ajeg, kokoh.

Inilah kenapa ketika bersinggungan dengan energi Rahmatan Ramadhan langsung menyatu dan saling membiaskan sehingga nampak ndak ada apa apa.

Mereka yang lugu seperti ini kualitas terendahnya adalah golongan kanan / Gol Muqtashid (Gol pertengahan) adalah Ash-habul maimanah.

Demikian uraiannya mudah mudah an bermanfaat dan makin memperdalam.kualitas keimanan dan ketakwaan kita bersama.

“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. adz-Dzariyat: 55).

“Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati “(At-Tagabun [64] : 4)

*Fight for – Awakening*
Human Inner Origin, Promise Keeping & Integrity, Grandness Prophetic Leadership, Humanity, Unconditional Love Awareness, Justice – Peace -Prosperity, Nature Awareness.

*Let’s Unleash Origin Al Haq Leader In You*
Living on Al Haq Values in Grand Divine Real World application

Salam Allahu Robbi
To Love – To Give – To Care
Baginda Adam Muhammad Akbarnahu
Human Al Haq True Self Resonance Navigator

Grandness Leadership Intelligent Center
Imperium Garda Ring Waqulja Al Haq Yaa Haq
Gen Ores (Generation Origin Resonance)
Generasi Perduli kemurnian ahlak berbasiskan energi Al Haq Kepemimpinan Diri Sejati