MEMPERINGATI HARI LAHIRNYA PANCASILA 1 JUNI 2018

01 Jun 2018

MEMPERINGATI HARI LAHIRNYA PANCASILA 1 JUNI 2018


SELAMAT HARI LAHIRNYA PANCASILA

*MEMPERINGATI HARI LAHIRNYA PANCASILA 1 JUNI 2018*
By
Baginda Adam Muhammad Akbarnahu

“Sensitifitas dan empati adalah bagian dari ruh Pancasila sebagai fondasi pejabat negara dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi Bangsa dan Negara”
B-AMA, Al Haq Scientific Wisdom

Sejatinya Pancasila tidak sekedar diteriakkan Saya Pancasila,
apalagi jika kita mengkaji lebih dalam bahwa sejatinya Saya Pancasila berbeda dengan Saya Pancasilais apalagi Saya Al Haq Pancasilais,
(http://www.ts-code.net/saya-pancasila-saya-pancasilais-saya-al-haq-pancasilais/)

Namun
(1) Dijaga keberadaanya sebagai Jati Diri Bangsa.
(2) Diwujudkan hakekatnya (Pancasila Value of Life)
(3) Dipancarkan energi spiritual Pancasilanya terhadap diri sendiri dan sesama.
Semuanya dalam kehidupan nyata dalam setiap kesempatan.

Bahkan bisa saja Pancasila Values of lifenya dijalankan di negara lain tanpa mereka harus teriak teriak Pancasila.

Seperti yang terjadi di Malaysia era dasawarsa sekarang ini, dengan pengumpulan uang gotong royong setiap warga negaranya untuk membayar utang dan proses bebas dari cengkraman dominasi hutang dari Cina.

Silahkan klik link dibawah ini :
7 Milyar Ringgit.
Malaysia Kumpulkan Miliaran Ringgit Sehari untuk Bayar Utang (REPUBLIKA ONLINE) http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/asia/18/05/31/p9ln1l382-malaysia-kumpulkan-miliaran-ringgit-sehari-untuk-bayar-utang

Bagaimana hubungannya implementasi Pancasila, bahkan dengan hakekat UUD 45 di Malaysia?

*Dahsyatnya hakekat Pasal 33 UUD 45 dan hakekat Sila 1,2,3 dan 5 Pancasila diterapkan di Malaysia*

*(Pasal 33 Ayat 1)*
” ”Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”

*(Pasal 33 Ayat 2)*
”Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara”

*(Pasal 33 Ayat 3)*
”Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”

*(Pasal 33 Ayat 4)*
dan ”Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional”

*Dalam konteks setiap warga negara Malaysia urunan menyelesaikan hutang, maka hakekat Pancasila yang terwujud adalah*
*Pancasila Sila ke 1*
Ketuhanan yang Maha Esa
Butir 2,
Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.

*Pancasila Sila ke 2*,
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Butir 3.
Mengembangkan sikap tenggang rasa

*Pancasila Sila ke 3*
Persatuan Indonesia
Butir 1
Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Butir 2
Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.

Butir 3.
Cinta Tanah Air dan Bangsa.

*Pancasila Sila ke 5*
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Butir 1
Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.

Butir 2
Harus Bersikap adil.

Butir 3
Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.

Butir 12
Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Pancasila bukan sekedar jargon semata.
Bukan hanya untuk ditulis atau diteriakkan sekeras mungkin.

Namun
PANCASILA ADALAH JATI DIRI BANGSA,
PANCASILA ADALAH IDENTITAS BANGSA,
Maka
Seharusnya diterapkan oleh setiap komponen bangsa dari Pemimpin tertinggi, sampai rakyat jelata.

Masih ingatkah ketika Bung Karno yang menggelegar memperkenalkan Pancasila di forum PBB kala itu sebagai alternatif ideologi dunia.

http://www.suaradewan.com/bung-karno-di-sidang-umum-pbb-xv-pancasila-adalah-ideologi-alternatif-dunia/

Di sidang Umum PBB ke-15 ini diberi judul *To Build the World a New (Membangun Tatanan Dunia yang Baru).*

Dengan pokok pikiran Pancasila :
– Believe in GOD
– Humanity
– Nationality
– Democracy
– Social Justice.

Pada saat itu sungguh menggelegar dan mengguncang forum PBB kala itu sekaligus mengguncang dunia dengan pokok pikiran Pancasila.

Maka,
Sungguh malu jika bangsa lain seperti Malaysia sudah menerapkan sistem Value Pancasila namun kita masih saja berkutat di jargon semata.

Marilah kita semua memposisikan diri sebagai Penjaga Pancasila, Mewujudkan Pancasila sebagai Value of Life dan Memancarkan energi Pancasila tersebut dalam setiap kesempatan.

Lereng Gunung Gede
Jum’at, 1 Juni 2018
Salam Allahu Robbi
To Love – To Give – To Care
Baginda Adam Muhammad Akbarnahu
_Human Al Haq True Self Resonance Navigator_
TS-CODE – Al Haq Leadership Intelligent Center