KEBOHONGAN YANG MULIA

13 Oct 2018

KEBOHONGAN YANG MULIA


*KEBOHONGAN YANG MULIA*
*_Menakar Kebohongan yang dimuliakan_*
By
Baginda Adam Muhammad Akbarnahu

“Jika engkau dibuat sedemikian rupa nampak jelek dan dijatuhkan, bersabarlah, tetap tebarkan Cinta kasih karena azaz Keadilan Tuhan dan Kasih sayangnya pasti hadir dan ini merupakan proses penggemblengan kualitas jati diri kita lebih kuat, dan bertumbuh lebih baik”
B-AMA, Al Haq Scientific Wisdom

*Al Haq Inner Rahmatan Lil Alamin Movement*
⛔ NO ⛔
Crime, Hate Spech, Brutality, Againts Humanity, Vileness, Personal Harmness

Pernahkah kita melihat atau bahkan terlibat dalam adegan kebohongan yang dimuliakan?
Apakah kebohongan yang dimuliakan itu?

Bahkan ada data tertulis saja, bisa tetap berbohong, apalagi hanya sekedar omongan plus saksinya meninggal dan ditambah di diperkuat dengan konco konconya, komplitlah kebohongan yang dimuliakan tersebut, dan super komplitlah mereka yang melihat dan mendengar percaya bulat bulat, serta lebih dahsyat lagi pejabat profesi yang terlibat justru mengambil langkah aman, maka sukseslah proyek kambing yang di cat hitam tersebut.

Kebohongan yang dimuliakan ini bisa terjadi di semua tingkat kehidupan.

Saya beri dua contoh, yang satu adalah pelaku kebohongan yang dimuliakan, yang satu korbannya.

Contoh pelakunya adalah Al Capone.
Alphonse Gabriel “Al” Capone (lahir di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, 17 Januari 1899 – meninggal di Pulau Kelapa Sawit, Florida, Amerika Serikat, 25 Januari 1947 pada umur 48 tahun) adalah gangster Amerika yang memimpin sindikat kejahatan pada zaman itu, semua kebohongan dikendalikan dari polisi sampai semua unsur pemerintahan yang terkait.
Namun sehebat hebatnya kebohongan, semulia mulianya kebohongan tetap mempunyai expired datenya.

Contoh korban adalah Kasus Sengkon dan Karta.
Bulan Oktober 1977, Sengkon dan Karta adalah petani berasal dari Bojongsari, Bekasi, Jawa Barat.

Mereka menerima vonis pengadilan negeri Bekasi dengan hukuman 12 tahun (Sengkon) dan 7 tahun (Karta) atas dakwaan pembunuhan dan perampokan.
Mereka menjalani hukuman dimana mereka sama sekali tidak berbuat akan hal tersebut, yang akhirnya terkuak.
Allah SWT boten sare, pasti membantu dan menolong orang yang terzalimi, ini hanya masalah waktu.

Bagaimana dengan kejadian lainnya?
Wach banyak, dan ini sungguh terjadi, bahkan baru baru ini terjadi tidak jauh dari kita, serta kebohongan tersebut masih saja berusaha berlanjut untuk dimuliakan.

Mereka lupa, semulia mulianya kebohongan yang dilegalisasi tetap mempunyai expired datenya, dan pelakunya berikut semua yang percaya akan itu akan tergerus dengan energi kegelapan yang menggerogoti dari dalam secara otomatis, sebab ini bagian dari Universal laws.

Bisa saja mereka nampak gagah dan anggun, sukses secara materi, atau gemerlap dengan kesombongan dipermukaan namun dalam diri kropos secara pasti dan berkelanjutan.

Mari kita semua berlindung kepada – NYA, untuk segala sesuatu yang menyesatkan diri dari jalur NYA.

“Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati “(At-Tagabun [64] : 4)

✅ *Fight for – Awakening* ✅
Human Inner Origin, Promise Keeping & Integrity, Grandness Prophetic Leadership, Humanity, Unconditional Love Awareness, Justice – Peace -Prosperity, Nature Awareness.

*Let’s Unleash Origin Al Haq Leader In You*
Living on Al Haq Values in Grand Divine Real World application

Lereng Gunung Gede
Sabtu, 13 Oktober 2018

Zero Infinity Multi Universe As Sajdah
Salam Allahu Robbi
To Love – To Give – To Care
Baginda Adam Muhammad Akbarnahu
_Human Al Haq True Self Resonance Navigator_
TS-CODE – Al Haq Leadership Intelligent Center