Komitmen perlukah dalam hidup?

19 Oct 2018

Komitmen perlukah dalam hidup?


KOMITMEN PERLUKAH DALAM HIDUP
*_Menakar ketulusan dan kejujuran serta ketegaran dalam menjaga dan mewujudkan keberlangsungan Komitmen_*
By
Baginda Adam Muhhamad Akbarnahu
_Pemerhati Energi Jati Diri, Martabat dan Kedaulatan Jati diri manusia_
__Human Al Haq True Self Resonance Navigator_

“Komitmen energinya sama dengan Promise keeping. Berkomitmen berarti menjaga Martabat jati diri pribadi dan para pihak yang saling berkomitmen dan tanggung jawab pada Sang Maha Kuasa.
Martabat Anda bukan dari seberapa keras Anda berteriak untuk berkomitmen namun seberapa tegar dan tangguh Anda mempertahankan dan mewujudkan komitmen tersebut.
Hidup tanpa komitmen yang berkualitas, sama saja Anda keseharian pergi melakukan aktivitas tanpa busana”
Al Haq Scientific Wisdom

*Al Haq Inner Rahmatan Lil Alamin Movement*
⛔ NO ⛔
Crime, Hate Spech, Brutality, Againts Humanity, Vileness, Personal Harmness

Saya sudah cukup lama mengamati diri saya sendiri dan sekeliling saya serta mereka pribadi yang berkancah dalam skala global baik nasional maupun internasional di semua field kehidupan, seperti kehidupan sosial, politik, bisnis dsbnya.

Keterkaitan Komitmen bisa dengan keluarga, masalah asmara, dengan yang sama tujuan dan perjuangan antar pihak, juga dalam team, organisasi dan sebagainya.
*Dimensi Komitmen itu ada 3, yakni Kedalam diri, Vertikal (kepada Pencipta dan Penguasa seluruh alam) dan Horizaontal (kepada sesama)*.

Sejatinya *Komitmen adalah sesuatu yang Agung dan luhur yang seharusnya dipegang teguh di segala cuaca bukan karena tergantung cuacanya bagaimana*

*Komitmen itu dijaga dan diwujudkan bukan dimanipulasi serta dipermainkan*

Dasawarsa sekarang ini, saya sungguh prihatin bagaimana manusia memaknai dan menjaga kualitas mewujudkan Komitmen di kehidupan.
Maka, saya dalam tulisan ini ikut berkonstribusi meluruskan dalam pemaknaan dan pelaksanaan komitmen dalam aspek psikologi maupun resonansi jati diri.

Tulisan ini saya bagi beberapa bagian untuk memudahkan pembaca untuk memahami dan melaksanakan komitmen dalam hidup.

(1) Pengertian dan makna Komitmen
(2) Kenapa perlu dan menjaga serta loyal pada Komitmen dalam hidup
(3) Perbedaan antara Interest dan Commitment berikut ciri khas bentuk energi jati diri antara Komitmen / Commitment dengan Interest / Ketertarikan, minat, kepentingan.
(4) Dampak pada mereka yang mencederai / mengingkari Komitmen dengan denial / pengingkaran dan excuse / berbagai alasan.

Sejatinya Komitment adalah bagian dari energi keluhuran Bangsa Manusia, dan itu secara alamiah sudah ada didalam diri setiap manusia, namun kenapa banyak sekali manusia yang dengan enteng mempermainkannya dan mencederainya?

Mari kita bahas secara mendalam mengenai Komitmen ini.

*(1) Pengertian dan makna Komitmen*
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online adalah :
ko·mit·men (n) perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu.

Menurut Kamus Bahasa Inggris online, Komitmen adalah :
(1) The state or quality of being dedicated to a cause, activity, etc.
(2) an engagement or obligation that restricts freedom of action.

Synonim dari Commitment adalah :
Responsibility / Bertanggung jawab, Promise / janji, Guarantee / Jaminan, Engagement / Perjanjian / Keterkaitan / Keterlibatan

Jadi jelas ya, Komitmen itu seperti apa?
Berkomitmen itu sangat berat, bukan main main.

Komitmen adalah janji pada diri kita sendiri atau pada orang lain yang tercermin dalam tindakan kita. Komitmen merupakan pengakuan seutuhnya, sebagai sikap yang sebenarnya yang berasal dari watak yang keluar dari dalam diri seseorang. Komitmen akan mendorong rasa percaya diri, dan semangat kerja, menjalankan tugas menuju perubahan ke arah yang lebih baik. Hal ini ditandai dengan peningkatan kualitas phisik dan psikologi dari hasil kerja. Sehingga segala sesuatunya menjadi menyenangkan bagi seluruh pribadi yang terlibat.

Komitmen mudah diucapkan. Namun lebih sukar untuk dilaksanakan. Mengiyakan sesuatu dan akan melaksanakan dengan penuh tanggungjawab adalah salah satu sikap komitmen.

Komitmen sering dikaitkan dengan tujuan, baik yang bertujuan positif maupun yang yang bertujuan negatif. Sudah saatnya kita selalu berkomitmen, karena dengan *komitmen seseorang mempunyai keteguhan jiwa, stabilitas sosial tinggi, toleransi, mampu bertahan pada masa sulit, dan tidak mudah terprovokasi.*

*(2) Kenapa perlu dan menjaga serta loyal pada Komitmen dalam hidup*

Sederhana, apa yang kita ucap, maka itulah yang menjadi martabat kita.
Sepanjang komitmen tersebut tidak dicederai oleh hal hal yang sifatnya melanggar hukum maka harus dipertahankan dan diperjuangkan.

Hati hati dengan menecderai komitmen karena masalah emosi atau kesalah pahaman bahkan keterlibatan Ego diri.

Hati hati pula dengan mencederai komitmen dengan bahan baku fitnah, sungguh tidak mulya seperti itu.

Ingat komitmen mempunyai 3 dimensi tanggung jawab yakni
(1) Kedalam diri
Bermakna merupakan bentuk tanggumg jawab diri.
Jika kita langgar maka secara otomatis akan melukai jiwa kita secara berkelanjutan selama kita tidak taubat.

(2) Dimensi Vertikal, kepada Allah SWT.
Setiap apa yang kita perbuat, apa yang kita lakukan di Bumi ini, Allah SWT pasti tahu.
Sudahlah kita taubat?

(3) Dimensi Horizontal, kepada sesama.
Hablu minanas adalah hubungan antar manusia, dan ini urusan kita sendiri, Allah SWT ndak akan ikutan.
Bukankah Allah SWT Maha Adil dan Kasih sayang?
Dengan Maha Adil itulah tidak ada keberpihakan, dengan Kaaih sayang itulah tidak ada keberpihakkan namun sayang pada semua.

(3) *Perbedaan antara Interest dan Commitment berikut ciri khas bentuk energi jati diri antara Komitmen / Commitment dengan Interest / Ketertarikan, minat, kepentingan*.

Yang memprihatinkan banyak yang terjebak menterjemahkan komitmen adalah pemahaman terbatas suatu bentuk interest / Ketertarikan, minat, kepentingan yang sama.

Interest adalah bagian dari komitmen dan salah satu faktor terjadinya komitmen, namun interest bukan komitmen itu sendiri.

Banyak dari kita bukan melakukan komitmen, namun hanya stop di pemberdayaan interset, namun ketika interest ini sudah berubah, maka goyahlah dan gugurlah semangat komitmen tersebut.

Oleh karenanya mari kita semua instropeksi diri, sejatinya yang kita lakukan itu interest atau komitmen?

Ciri khas bentuk energi jati diri kata *Komitmen* adalah :
Seperti bola putih bersinar berputar namun bola tersebut tidak mulus dipermukaannya akan tetapi mempunyai banyak tonjolan yang bersinar putih perak berbendar kesegala arah.

Ciri khas bentuk energi jati diri kata *Interest* adalah :
Bola seperti lampu disko gemerlap warna warni berputar.

*Ciri khas bentuk energi jati diri mereka yang menjalankan komitmen dengan sungguh sungguh*
Manusianya mendapat sinar bening yang menghampiri dari segala arah secara berkelanjutan.

*Ciri khas bentuk energi jati diri mereka yang mencederai komitmen dengan sungguh sungguh*
Manusianya seperti di bungkus oleh angin puyuh yang berputar kekiri berwarna hitam pekat.

*(4) Dampak pada mereka yang mencederai / mengingkari Komitmen dengan denial / pengingkaran dan excuse / berbagai alasan*

Seperti yang telah saya sampaikan diatas bahwa dimensi tanggung jawab komitmen itu ada 3, yaitu kedalam diri, vertikalndan horizontal.

Ini semua akan menghantam diri sendiri dan membentuk rintangan hidup.
Perlu saya sampaikan disini bahwa rintangan hidup bukan dalam artian sempit terjadinya sempit rejeki, akan tetapi bisa bentuknya makin kuatnya sikap dan perilaku yang menghancurkan dirinya sendiri, dan merugikan orang lain, serta bisa saja bentuknya bentuk lain fisik maupun non fisik.

Siapa menebar angin akan menuai badai.
Dan perlu diketahui bahwa manusia sangat pandai berkilah serta memanipulasi segala sesuatu termasuk mencederai Komitmen.

Kita bisa saja pandai berkilah dan nampak mulia dengan pembenarannya tersebut namun bukankah sekali lagi alam itu mempunyai kebenarannya sendiri?
Maka ketika terjadi pencidraan dan pelanggaran komitmen di saat itilah Universal laws bekerja sebab kriteria terjadinya sudah terpenuhi.

Maka
Marilah kita berlindung pada-NYA untuk terhindar dari segala sikap dan perbuatan yang mencederai Komitmen yang sudah kita buat sendiri.

Sekian dari saya, mudah mudahan uraian agak panjang ini bisa bermanfaat pada kita semua.

“Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati “(At-Tagabun [64] : 4)

✅ *Fight for – Awakening* ✅
Human Inner Origin, Promise Keeping & Integrity, Grandness Prophetic Leadership, Humanity, Unconditional Love Awareness, Justice – Peace -Prosperity, Nature Awareness.

*Let’s Unleash Origin Al Haq Leader In You*
Living on Al Haq Values in Grand Divine Real World application
Zero Infinity Multi Universe As Sajdah

Membumikan kesadaran Iman kepada yang Ghaib
Membumikan ahlak Islam yang Spiritual Transendental Islami

Lereng Gunung Gede
Jum at, 19 Oktober 2018
Salam Allahu Robbi
To Love – To Give – To Care
Baginda Adam Muhammad Akbarnahu
_Human Al Haq True Self Resonance Navigator_
TS-CODE – Al Haq Leadership Intelligent Center