Anarkisme vs Inner Wisdom

01 Jul 2012

Kemulyaan hari ini “ Anarkisme vs Inner Wisdom”
Quote of the day :
A wise man is superior to any insults which can be put upon him, and the best reply to unseemly behavior is patience and moderation. – Moliere

O.. Wisdom, you came forth from the mouth of the Most High, and reach from one end of the earth to the other, rightly and sweetly ordering all things: Come and teach us the way of prudence. – Rectors Corner

Situasi Negara dan bangsa dikarenakan isu BBM saat ini, di beberapa wilayah terjadi gerakan yang menentang kenaikan BBM yang mengarah pada anarkisme dan hal ini tidak hanya terjadi pada dunia fisik namun juga di dunia maya. Anarkisme di dunia fisik dalam bentuk pengrusakan, bakar membakar, dll, sedangkan didunia maya, mengeluarkan kata – kata yang tidak sedap pada pemerintahan, maupun menyerang secara pribadi, malah ada yang mengeluarkan kata-2 tidak sedap dengan dasar mengutip ayat ayat suci tertentu !

Yang ingin saya sampaikan disini adalah bukan masalah itu sendiri, namun bagaimana kualitas kita merespon masalah tersebut !

Saudara – saudaraku yang berhati mulia, yuuk kita coba mengurai hal ini,
• Negara dan bangsa adalah suatu sistem besar dan merupakan bagian dari sistem yang lebih besar lagi. Indonesia adalah bagian dari Asia tenggara, Asia Tenggara adalah bagian dari Asia dstnya. Sesungguhnya permasalahan suatu bangsa dan Negara apalagi masalah perekonomian hal ini adalah sebab akibat dari permasalahn komplek bangsa itu sendiri serta dunia pada umumnya !

• Kondisi sekarang bukan diciptakan oleh siapapun yang memimpin bangsa ini, namun berkaitan erat dengan sistem – sistem pemerintahan yang lalu, ini saling berkaitan satu sama lain.

• Seyogyanya jika kita menuduh seseorang bahkan pemerintahan bukankah lebih elegan digali dulu kebenarannya dan disampaikan ke jalur yang tepat dengan cara yang persuasive serta kalimat yang lembut.

• Bukankah kita semua paham, bahwa agama apapun, tidak pernah mengajarkan kita bersikap anarkis fisik maupun verbal, yang diajarkan adalah kita mencintai sesama dan berkomunikasi secara lembut dan menyejukkan.

• Bukankah penyelesaian itu lebih elegan jika kita ikut memberikan solusi yang baik dalam kehidupan berbangsa dan Negara !

• Bukankah kita semua paham bahwa jika kita menyelesaikan suatu masalah apabila justru dengan cara – caranya yang tidak menyejukkan, maka itu akan membalik kedalam diri sendiri serta mempengaruhi kualitas kehidupan kita ! hal tersebut otomatis, karena alam merespon reaksi kita dan bukannya masalah itu sendiri !. Seperti halnya hukum gravitasi, apabila barang kesayangan kita jatuh tersenggol atau sengaja dijatuhkan ya tetep saja jatuh, karena syarat-syarat untuk terjadinya hukum Gravitasi sudah dipenuhi. Hukum Gravitasi tidak melihat…oh ini barang kesayangan kita, dan tidak sengaja tersenggol, maka jangan jatuh dech…..ndak juga begitu khan ?

• Yang lebih parah adalah anarkisme yang tertulis di dunia maya. Hal ini akan berjalan terus selama tulisan itu masih ada !, beda di dunia fisik, hanya punishment dari sikap kita yang berjalan, sedangkan didunia maya ketika tulisan itu ada terus…dan yang membaca tumbuh terus….bayangkan bagaimana alam akan merespon pada si penulis ? dan ini akan berakibat langsung pada kehidupan penulis tersebut, bisa dalam bentuk beban dalam diri maupun rintangan hidup !, apakah ini yang anda harapkan?

• Bukankah dalam merespon apapun masalah itu sebaik – baiknya adalah dengan 2 cara besar yakni (1) Kita mohon pada SANG MAHA BENAR untuk mendapatkan penyelesaian yang terbaik menurut BELIAU dan bukan menurut kebenaran manusia !, bukankah Sang MAHA BENAR yang mengetahui keseluruhan cerita kita ? (2) Kita bersikap tegas namun memulyakan, tegas bebas dari sikap brutal, tegas bebas dari sikap menyakiti, tegas bebas dari sikap anarkisme !

• Tegas adalah sikap yang tidak melibatkan emosi. Tegas adalah positioning terhadap suatu masalah agar diluruskan ! Tegas adalah kebaikan dan kemulyaan apabila dilandasi dengan dasar yang benar dan bebas dari segala bentuk emosi negatif.

Jadi Saudaraku yang berhati mulia, sesungguhnya antara masalah yang ada dengan cara kita merespon masalah itu adalah merupakan 2 hal yang berbeda ! Dikarenakan dua hal yang berbeda, maka mempunyai efek yang berbeda pula terhadap kualitas masing – masing hal tersebut !

Maka Saudaraku yang mulia, yuuk kita STOP Konflik dari masalah BBM ini atau masalah apapun, STOP Anarkisme dalam bentuk apapun, mari kita budayakan hidup yang BERMARTABAT dengan menunjukkan sikap yang mulia serta berintegritas terhadap diri sendiri maupun terhadap sesama dengan mulai sekarang kita bisa merespon apapun yang ada dalam kehidupan kita dengan cara-cara yang menyejukkan dengan dasar cinta.

Bukankah kita sendiri tidak luput dari suatu kesalahan?, apakah kita yakin kita ini 100% benar dan yang lain tidak ?, maka kenapa kita bersikap seperti tidak pernah salah? Dan bukankah Sang MAHA CINTA itu mencintai siapapun?, kenapa kita tidak mencintai siapapun juga termasuk mencintai diri sendiri !, sehingga kita bebaskan diri, kita lindungi diri untuk tidak bersikap, berperilaku yang justru menjerumuskan diri menjadi tidak mulia !

Semangat berbagi untuk kemulyaan bersama, Transpersonal resonance navigator