Bahan Baku Meditasi

03 Jan 2014

KeAgungan hari ini “BAHAN BAKU MEDITASI
Quotes of the day “Sejatinya meditasi itu memerlukan bahan baku untuk menembus kedalaman dan keharmonisan jati diri yang berlapis lapis. Ada 2 lingkup meditasi yaitu lingkup rasio meditasi dan resonansi meditasi. Hanya dengan tehnik resonansi meditasilah kita berhasil menembus lapisan – lapisan frekuensi alam jati diri yang ada.” B-AMA

GendunGyatso

JENIS MEDITASI
Era sekarang ini banyak yang mengejar kegiatan meditasi, sedangkan didunia ini banyak sekali bahkan sampai ribuan tehnik meditasi dengan fokus dan tujuan yang berbeda. Biasanya tujuan ini dipengaruhi oleh bahan bakunya. Sehingga membentuk dan menghasilkan kualitas yang berbeda pula.

FREKUENSI ALAM JATI DIRI
Meditasi sejatinya dipengaruhi oleh frekuensi alam jati diri.
Nach di setiap frekuensi alam jati diri ini mempunyai bahan baku dan sasaran yang berbeda karakter serta ruang lingkupnya.

Era sekarang ini rata – rata kualitas meditasinya masih dalam ranah kualitas alam jati diri maya metafisik yang mempunyai getaran tertinggi 80 ribu / detik berbeda dengan kualitas master – master jaman dulu.

Saya ambil contoh, saya analisa berdasarkan kecerdasan resonansi jati diri frekuensi alam jati diri meditasi Dalai Lama generasi ke 2 yang bernama Gendun Gyatso, dia berhasil menembus getaran frekuensi alam jati diri kelas Hiper metafisik dengan getaran 700 ribu / detik.

Secara umum kualitas ini masih bertahan sampai di generasi ke 5, sedangkan generasi pertama Dalai lama yaitu “Gendun Drup” mencapai frekuensi alam jati diri pra ke Agungan jati diri (lapisan alam maestro metafisik dengan getaran alam jati diri antara 1,3 juta sampai dengan 3,7 juta / detik).

Setiap frekuensi alam jati diri mempunyai tingkat ketenangan, keharmonisan dan kedamaiannya sendiri.
Jadi setiap praktisi meditasi akan mendapatkan ketenangan ya di sesuaikan dengan tingkat frekuensi alam jati diri di mana dia berada.

MEDITASI RESONANSI JATI DIRI
Dalam meditasi resonansi jati diri, yang menjadi fondasi adalah bahan baku energi yang dilatih.
Frekuensi alam jati diri diharuskan minimal sudah masuk dalam frekuensi alam jati diri di ke Agungan jati diri manusia yaitu dengan getaran dimulai dari 20 juta / detik.
Energi ini bukan energi alam namun energi asli dalam diri.
Seperti dalam tulisan sebelumnya bahwa energi positif belum tentu energi ke Agungan namun energi ke Agungan pasti energi positif.

Maka dengan kondisi ini, di setiap kesempatan praktisinya tersebut sudah pindah kuadaran ke Agungan jati diri yang ditandai terbukanya lapisan Human Inner corenya.
Tujuan utama meditasi tehnik ini adalah mendekatkan diri sedekat mungkin pada Tuhan Allah Maha Dahsyat melalui perjalanan panjang autentifikasi keagungan spiritual dalam diri (Inner Journey) untuk mewujudkan sukses hakiki dalam kehidupan.

Tehnik ini sudah melewati cakra mata ketiga yang masih di tingkat lapisan jiwa keluhuran, di lapisan jiwa ke Agungan cakra mata ketiga sudah tidak diperlukan, yang tampil adalah cakra mata Ke Agungan untuk mempertajam kualitas Remote sensing.
Karena semua profile energi di kelas frekuensi alam jati diri ini sudah tidak ada bentuk dan aura hanya dikenal dari getarannya saja.

Dalam metode ini bagaimana memperdalam keluguan pendekatan diri kita kepada Tuhan Allah Maha Dahsyat bukan mengejar kemampuan supranatural atau metafisik. Karena kemampuan ini hanya semu dan sifatnya bonus bukan tujuan utama serta tumbuh sendiri seiring dengan pertumbuhan lapisan frekuensi alam jati diri yang terbuka.

Semoga dengan uraian terbatas ini dapat membuka cakrawala kita, bahwa pentingnya mengetahui bahan baku meditasi yang berupa frekuensi alam jati diri.
Sehingga dengan mengetahui hal ini, terbukalah mata kita bahwa frekuensi alam jati diri ternyata berlapis lapis dan bertingkat tingkat, sehingga tingkat ketenangannya juga berlapis dan bertingkat pula.

Amabilidad es el portador de la paz !
To Love- To Care – To Give