Bumi Pertiwi apakah milik rakyat

# Bumi Pertiwi apakah milik rakyat? #
Oleh :
Baginda Adam Muhammad Akbarnahu.
__Badar Al Haq Transpersonal Navigator_
_Pemerhati, Pejuang, Penegak Martabat dan Kedaulatan energi Self Leadership Khalifah Badar Al Haq_
Membumikan Poros Merah Putih Badar Al Haq,
Jaringan Terpadu Poros Badar Al Haq Rahmatan Lil Alamin.

“Seluruh wilayah Indonesia adalah kesatuan tanah-air dari seluruh rakyat Indonesia, yang bersatu sebagai bangsa Indonesia”

“Seluruh bumi, air dan ruang angkasa, termasuk kekayaan alam yang terkandung didalamnya dalam wilayah Republik Indonesia sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa, adalah bumi, air dan ruang angkasa bangsa Indonesia dan merupakan kekayaan nasional”.

“Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”
UUD 1945 Pasal 33 (3)

Ini berarti bahwa bumi, air dan ruang angkasa dalam wilayah Republik Indonesia yang kemerdekaannya diperjuangkan oleh bangsa sebagai keseluruhan, menjadi hak pula dari bangsa Indonesia, jadi tidak semata-mata menjadi hak dari para pemiliknya saja

*Apakah negara sudah memanusiakan manusia rakyatnya?*

*Apakah Pemimpin beserta jajarannya sudah amanah kepada rakyat dengan cara mengelola negara seperti sekarang ini?*

*Perjuangan bangsa*
Sahabat, sudah berapa lama Indonesia merdeka?

Sudah berapa lama kita melewati masa kegelapan, dimana pejuang pejuang bangsa mengorbankan darah dan nyawanya dengan semangat gigih spiritual yang transendental mengobarkan perang suci yang menggetarkan langit dan bumi.

Teriakan pekik merdeka membahana, hidup terhormat atau mati syahid. Kumandang Takbir menggema di seantero jagad nusantara, dengan keyakinan kuat dan semangat nasionalisme dan patriotisme untuk memerangi  penjajahan.

Melawan penjajah yang mempunyai persenjataan kuat, sedangkan pihak kita hanya senjata seadanya, bermodalkan iman dan tekat, logika dan rasionalitas sudah tidak dipakai menyelimuti perjuangan dan pengorbanan rakyat saat itu.

Dengan gabungan semangat membaja yang tidak permah kendur seperti itu, meskipun juga menghadapi politik adu domba dan banyak penghianat di era itu, namun akhirnya tetap mampu melahirkan negara Indonesia yang merdeka.

Sejarah membuktikan bahwa perjuangan negeri ini memang tidak bisa dipisahkan dengan peran penting Islam, meskipun akhirnya sistem politiknya memisah relasi agama dan negara.

Dan sekarang,
Apakah kondisi hidup dan kehidupan bangsa ini sudah merdeka?
Pengertian merdeka itu bagaimana?

Setelah merdeka 76 tahun (2021) meninggalkan masa kegelapan. Apakah rakyat masih hidup terjajah meskipun dalam alam kemerdekaan?

Apakah yang telah dikorbankan rakyat bersama para pendahulunya, mempunyai makna atau tidak bermakna dan meninggalkan kegetiran?

Apakah warisan kemerdekaan Indonesia sepenuhnya atau tidak sepenuhnya bisa dinikmati rakyat dan generasi penerusnya?

Lihatlah kondisi sekarang,
Apakah kesehatan bayar?
Apakah pendidikan bayar?
Sekarang apakah Konstitusi juga beli?
Apakah aparat juga bisa dibeli?
Apakah ada rasa keadilan di negeri ini?
Apakah sistem politiknya bermartabat?
Apakah sistem demokrasinya bermartabat?

Apakah nanti mimpi dan harapan juga beli?
Bukankah air juga beli?
Apakah berkaitan dengan hukum juga harus mengeluarkan uang?

*Yang mana milik rakyat?*
Coba renungkan bukankah negara dibentuk untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat?

Sedangkan selama ini rakyat harus bayar,  apakah semua ini milik rakyat?, atau sudah dikuasai dan dimiliki segelintir orang, perusahaan dan pejabat-pejabat tertentu?

Jadi sejatinya Indonesia, bumi pertiwi ini milik siapa?, milik rakyat atau oligarki?
Mau sampai kapan kondisi ini berlangsung?

*Sudah saatnya*
Sahabat, secara bertahap dan terus masif kehidupan bangsa ini mengalami kemunduran dan keterbelakangan.

Dengan perangkat hukum yang tajam kebawah tumpul keatas, dan banyak aparat yang melakukan hal tidak terpuji, sungguh rasa keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran hanya sekedar mitos belaka.

Apakah negeri ini hanya bisa menampilkan lingkup mayoritas yang distorsi?, apakah negeri ini  dilingkupi oleh kezaliman, kebatilan, dan segala hal yang melampaui batas namun dikemas dengan baju  indah nampak mulia?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Apakah segala bentuk kejahatan dan kebiadaban juga makin menjadi makanan sehari hari, Indonesia nampaknya sudah mulai mengalami kesengsaraan dan penderitaan hidup rakyatnya yang nyaris mendekati sempurna?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Apakah konstitusi dan pelbagai turunannya juga mengalami rekayasa dan sabotase, namun ditampilkan seakan tidak terjadi apa apa?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Dengan kekuatan dan sistem kekuasaan apakah makin nampak usaha yang tersetruktur dan masif untuk membenturkan agama dengan radikalisme dan fundamentalisme negara?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Dengan kepentingan syahwat duniawi, sekarang kita lihat  apakah rezim telah membuat Islam berhadap-hadapan dengan Pancasila dan UUD 1945?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Apakah ada kamulfase dan manipulasi untuk menstigma jahat, mereka pejuang pejuang bangsa ?, seperti retorika anti khilafah, populisme Islam dan nilai nilai akhlak lainnya?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Apakah kapitalisme dan komunisme global makin berjaya?, apakah Liberalisme dan Pluralisme makin berjaya?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Apakah rakyat sudah seperti budak di hadapan rezim ini?
Apakah rakyat sudah terpinggirkan dan selalu mengalami diskriminasi politik, ekonomi, hukum dll?

Apakah rakyat dibentuk cukup dengan kata dan sikap menurut dan mematuhi peraturan?, jika sebaliknya akan ada tindakan represif, pemenjaraan dan jika diperlukan berdampak pada kematian?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Apakah yang ada dalam negeri ini dengan segala jenis fasilitas, jaminan hidup dan kelayakan masa depan untuk hidup dan kehidupan tak lagi dimiliki rakyat?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Apakah semuanya dalam negeri ini  yang seharusnya dikuasai oleh hajat hidup orang banyak namun telah dimiliki asing dan aseng, berkolabirasi dengan penjilat dan penghianat bangsa?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Bagaimana dengan wajah korupsi (bahkan uang bansos dikorupsi) dan kebijakan, perlakuan dan tindakan sewenang-wenang yang nampaknya telah menjadi habit  bagi para penyelenggara negara dan kongsi bisnisnya?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Sahabat sebangsa dan setanah air, kondisi rakyat yang mayoritas miskin tambah miskin, bodoh dan terbelakang, apakah memang dibuat atau dikondisikan seperti ini?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Rakyat kecendrungan tidak mempunyai apa apa lagi sebagai rakyat di negeri ini, bahkan pekerja kasar pun harus import, apakah guru nanti import?, dokter juga import?, tenaga kerja skill menengah juga import secara masif?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Sahabat sebangsa dan setanah air, kemana lagi rakyat mengadu?,
Masih adakah pemimpin yang amanah?, nasionalis, patriotis, spiritualis dan religius?

Apakah kondisi negeri ini sudah kronis, karena banyaknya yang diam, kalah dengan masifnya gerakan penjilat dan penghianat?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Apakah berkilah dan tipu muslihat sudah makin menjamur plus dilindungi oleh perangkat hukum yang bisa diplintir?
Silahkan dilihat dari rekam jejaknya….

Sahabat sebangsa dan setanah air, mau sampai kapan Anda diam?
Maka,
Sudah tiba saatnya hadir kekuatan Poros Merah Putih Badar Al Haq dengan seprangkat kekuatan energi Badar Al Haq bergerak dengan fondasi Raufin Rahim – Veritas – Lustitia dengan tindakan dan penanganan terbaik menurut Allah SWT untuk membersihkan dan menumpas habis kejahatan kemanusiaan yang nampak dan terselubung, kebatilan, kezaliman, penyimpangan nilai nilai luhur kemanusiaan, tipu muslihat dan segala sesuatu yang melampaui batas !

Tidak ada kata mundur, sudah hadir, kita serahkan dan percayakan sepenuhnya penanganan oleh Allah SWT,

Percayalah, sekuat kuatnya dan secepat secepatnya kejahatan bersembunyi, berkolaborasi dan berlari, namun kebenaran dan kekuatan melampaui semua itu !!!

“Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati “(At-Tagabun [64] : 4)

Dan katakanlah,
“Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.”
Sungguh, yang batil itu pasti lenyap. (QS. Al Israa [17]: 81)

“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu” (Al Mulk [67] : 1)

Multi Universe Sajadah
Lereng Gunung Gede
Selasa, 15 Desember 2021

Salam Allahu Robbi
Raufin Rahim – Veritas – Lustitia
To Love – To Give – To Care
Fiat veritas, et pereat mundus
Living on Al Haq Self Leadership Intelligent Center
Journey to the main source Sustainable Excellence

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *