FENOMENA SARIWAWAN

18 Feb 2014

Kedahsyatan hari ini “FENOMENA SARIWAWAN”
Quotes of the day “Segala luka itu sebaiknya disembuhkan agar tidak melebar menjadi parah. Luka fisik dengan obat fisik, jika luka dalam maka hanya kerendahan hati diri kitalah untuk mengambil sikap mulia terhadap luka tersebut !” B-SAMA

Putri saya terkecil umur 5,7 tahun, suatu ketika bilang sama saya..”papah dedek…. Sariwawan sambil menunjuk bibirnya !”, wach saya berpikir sejenak..sariwawan nak ?..ooo sariawan maksudnya..he..7x..saya tersenyum…saya cium putri saya itu dan saya lihat bibirnya…wach ada sariawan dua di dua posisi yang berbeda…gede gede lagi !, lantas saya bilang…”ya sudah sayang..nanti papah kasih obat nya ya”, lalu mata anak saya berbinar binar senang…dia berlari menghampiri boneka barbeinya dia main barbeinya lagi…lupa dech sama sariwawannya…he..7x.

SAKIT NON FISIK
Ilustrasi diatas adalah salah satu contoh sakit fisik, ciri – cirinya adalah tampak dan melekat di tubuh fisik kita !
Bagaimana dengan sakit non fisik ?
Sakit non fisik itu melekat di lapisan tubuh halus kita atau tubuh energi kita, berkoneksi dengan lapisan kedua sistem otak kita yaitu sistem limbik !
Seperti apa sakit non fisik itu ?
Misal amarah, tersinggungan, benci, dendam, amarah terpendam, sakit hati, dan penyakit hati lainnya.
Model penyakit ini ada yang di ekspresikan, namun ada yang dipendam dalam diri !
Coba bayangkan jika kita ilustrasikan sakit non fisik ini seperti “nanah” dalam tubuh fisik kita !, apa yang terjadi jika dipelihara dan disimpan berlama lama?
Akibatnya ada 3, yaitu membentuk rintangan hidup didalam diri berupa kondisi kualitas diri yang makin tidak baik dan membentuk rintangan hidup diluar diri membentengi rejeki yang akan hadir dan terakhir berakumulasi membentuk penyakit fisik.

OK DIPERMUKAAN
Banyak yang tampil gagah di permukaan fisik, ayu gilang gemilang dipermukaan fisik, senyam senyum dan ha ha hi hi dipermukaan fisik.
Dan bisa saja kita hebat di kekayaan kita, karir kita, kesaktian kita dsbnya namun pada kenyataannya keropos didalam, dikarenakan memelihara dan membawa kemana mana penyakit non fisik tersebut !

Masa iya ?
Lha…khan banyak yang mempunyai prinsip bahwa marah itu perlu !, benci itu wajar, sakit hati itu diperbolehkan, ndak bisa memaafkan itu wajarlah….jutek itu dimengertilah, dsbnya.

Alhasil..gitu deeech..banyak yang penyakitan ujung – ujungnya…..banyak yang membangun rintangan hidupnya sendiri karena dia sendiri !, namun lebih parah lagi justru banyak menyalahkan orang lain dan situasi bukan melihat ke dirinya sendiri…sangat disayangkan !

THERE IS A CURE….ADA OBATNYA
Untuk sakit non fisik itu obatnya sangat mudah..gratis lagi !
Namun kok pada berjamaah susah melakukannya ?
Apa itu obatnya ?
(1) Rendah hati
(2) Forgiveness, memaafkan dengan tulus
(3) Soul cleaner, membersihkan jiwa

Untuk no2, memafkan secara rasional beda dengan rasa jiwa.
Pengalaman rata – rata siswa saya ketika masuk sesi memafkan, semuanya berjamaah bilang sudah memaafkan !, bahkan sudah bergaul kembali dengan orang yang terkait, sudah pergi bareng, ketawa bareng dll.
Namun ketika di cek resonansinya kok belum bersih !
Jadi memaafkan rasional dengan memaafkan secara resonansi / rasa jiwa itu beda ya !

Saya beri tipsnya
Jika mau ngecek diluar tehnik resonansi..cobalah bayangkan wajahnya..dan putar film kejadian tersebut, coba rasakan..jika masih ada rasa tidak enak di hati..wach..maka itu belum bersih..perlu diperbaiki ketulusan memaafkannya tersebut !

Untuk no 3, Membersihkan jiwa…beda dengan membersihkan benda fisik tentunya !..ini urusan dalam !
Emosi – emosi jiwa yang sudah berakumulasi itu menumpuk dan mengendap membentuk apa yang disebut chip chip negatif.
Dan ini harus dibersihkan total.
Jika sudah memafkan namun chip negatif sudah terbentuk..maka tidak bisa hilang begitu saja..chip negatif ini sudah terlanjur nyaman berada didalam diri kita…bagi dia hotel gratis..he..7x.
Kenapa hotel ?…lha khan jiwa ada 8 lapis..diberishkan di permukaan, lapis berikutnya belum tentu bersih..maka pastikan bening diseluruh lapisan !

Nach yuuk mari kita semuanya memperbaiki diri ..untuk menjadi lebih baik mulai dari dalam diri, maka cahaya diri akan segera terbentuk.
Hati – hati dengan sistem dan tehnik yang digunakan, seharusnya sistem yang baik..bisa memastikan bersih total sampai lapis terdalam jiwa.

Mudah – mudahan uraian diatas menambah keimanan dan ketaqwaan kita, dan kita sadar bahwa sejatinya hidup itu bertanggung jawab atas apa – apa yang telah kita pilih !

SALAM KASIH DAN KEDAHSYATAN HIDUP
To Love To Care To Give
Navigator Eksekutif
Lembaga Indikator Resonansi Autentik Spiritual
www.ts-code.net