ILMU SEJAGAD

Kedahsyatan hari ini “ILMU SEJAGAD”
Menakar kedalaman “Ilmu Sejagad (Babonnya Ilmu)”
Quotes of the day :
“Ndak perduli seberapa sakti diri Anda,
Ndak perduli seberapa hebat diri Anda,
Namun jika Anda sendiri tidak memahami secara benar bahan baku keilmuan Anda dilihat dari skala yang lebih dalam dan luas, maka sejatinya Anda tidak memahami positioning ilmu Anda di belantika ilmu sejagad” B-SANMA

Tulisan ini diperuntukkan bagi mereka yang mau berpikir bebas dan mau menggali kedalaman makna hidup dan kehidupan di jalur spiritual murni.
Tulisan ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang bersedia rendah hati mengosongkan gelasnya.
Tulisan ini adalah bagi mereka – mereka yang menggali kedalaman jati diri sebagai usaha – usaha untuk mendekatkan diri sedekat mungkin pada Tuhan Allah sang Maha Dahsyat melalui spiritual murni bukan melalui jalur kemampuan supranatural atau metafisik.
Jika anda bukan kriteria diatas sebaiknya tidak perlu diteruskan membaca tulisan ini, karena tidak akan bermanfaat kepada saudara.

ILMU SEJAGAD / BABONNYA ILMU ADAKAH ITU ?
Sudah sering para sahabat bertanya kepada saya sebetulnya Ilmu sejagad / Babon (induknya) ilmu itu seperti apa?
Saya sengaja untuk sementara tidak menjawab pertayaan tersebut, karena menunggu saat yang tepat agar bisa menjelaskannya secara gamblang.

Akhirnya saat tepat itu tiba, ketika ada di salah satu group membahas dan merasa ilmunya adalah merupakan Induknya (Babon) ilmu, namun di satu sisi keilmuan tersebut juga menegaskan bahwa ilmunya berbasiskan ilmu Jin / dari alam Jin !, he…7x…unik ya.

SESUNGGUHNYA SEMUANYA BERLAPIS
Mengenai yang bersangkutan merasa ilmunya adalah ilmu sejagad / babonnya ilmu itu sah – sah saja !
Namun yang perlu ditanya adalah, yang dimaksud yang bersangkutan tersebut Jagad yang mana ?, aspek lapisan babon ilmu yang mana ?
Jika merasa ilmunya tersebut merupakan Babonnya ilmu, ya silahkan benar di kacamatanya atau persepktifnya itu wajar, namun yang tidak wajar adalah seharusnya sepakat dulu pengertian Babon / induk itu harus universal dan lingkupnya apa !
Masa iya hanya bisa trawang triwing, kebal dll ilmu kesaktian lantas disebut Babon ilmu ?….come on !

Agar cukup jelas, yuuk kita lakukan studi banding kecil terhadap attribut energi yang menyertai ilmu nya tersebut, khan yang bersangkutan dengan tegas ilmu nya dari alam Jin, maka mari kita urai bagaimana ciri – ciri energi Jin dan dibandingkan dengan energi kelas dibawahnya dan diatasnya !

Dalam kesempatan ini mari kita bandingkan dengan energi Siluman (kualitas dibawah energi Jin) dan energi Maiaikat (Metafisik saf 1, kualitas diaatas energi Jin) serta energi JIN itu sendiri.
Sebagai informasi energi JIM (diatas JIN) kebawah masuk dalam kelompok energi maya metafisik.
Kandungan energi positif murni (berarti kandungan negatif nol) dimulai dari lapisan alam positif, lapisan alam metafisik, lapisan alam super metafisik, lapisan alam Hiper metafisik dstnya.

Uraian attribut ini bersumber dari penelitian dari pengetahuan energi jati diri yang dilakukan oleh Baginda Arzaqa alm dan penelitian dilanjutkan oleh saya terhadap energi – energi diatas kelas Hipermetafisik yaitu energi maestro metafisik, absolute metafisik, Ultimate metafisik dan Infinite metafisik, dstnya.

Dilihat dari aspek kandungan energinya :
Energi Siluman : kandungan positif (29%), kandungan negatif (71%)
Energi Jin : Kandungan positif (33%), kandungan negatif (67%)
Energi Metafisik saf 1 (alam positif terendah) :
Kandungan positif (82%), kandungan negatif (0%).

Dilihat dari aspek Rasio rata – rata :
Energi Siluman : 29%
Energi Jin : 33%
Energi Metafisik saf 1 (alam positif terendah) : 82%

Dilihat dari aspek tingkat kehalusan energinya (satuan mm3) :
Energi Siluman : 1/68 milyar
Energi Jin : 1/70 milyar
Energi Metafisik saf 1 (alam positif terendah) : 1/ 300 milyar

Dilihat dari aspek kecepatan bergerak (satuan km / jam) :
Energi Siluman : 680.000
Energi Jin : 700.000
Energi Metafisik saf 1 (alam positif terendah) : 3.000 trilyun

Dilihat dari aspek Jarak jelajah (km) :
Energi Siluman : 2.000 trilyun
Energi Jin : 2.200 trilyun
Energi Metafisik saf 1 (alam positif terendah) : 3.000 trilyun

Coba renungkan baik – baik dari uraian attribut / spesifikasi energinya.
Jangankan dengan energi kelas super metafisik atau kelas diatasnya, dengan energi metafisik saf 1, energi positif paling rendah saja…terlihat jelas bahwa energi Jin sudah kalah jauh !…bagaimana ilmu dari ilmu Jin bisa menjadi Babon / induk suatu ilmu…apalagi menyebut dengan ilmu sejagad ?..wach ..7x.

SEJATINING BABON / INDUK ILMU
Dilihat dari hukum universal / Universal laws, maka seharusnya karakteristik Babon / induk ilmu adalah sebagai berikut :
(1) Bahan bakunya harus asli dari energi jati diri murni manusia dan bukannya energi alam (seperti energi Jin, khodam dll).
Dan tidak tergantung pada benda – benda jimat, keris, tombak, sabuk, susuk dll.
(2) Bahan bakunya mempunyai kandungan energi negatif 0
(3) Melingkupi dimensi waktu awal penciptaan manusia sampai dimensi peradaban manusia ada.
(4) Membersihkan beban manusia baik dari evolusi kehidupan maupun beban saat ini.
(5) Sanggup mengembalikan resonansi (getaran dan gelombang) jati diri manusia ke kondisi aslinya yaitu dimulai dari getaran 20 juta / detik, sedangkan rata – rata manusia resonansi jati dirinya di 40 ribu / detik.
(6) Mengembalikan manusia ke garis takdir positifnya yang hakiki, bukan jalur abal – abal apalagi jalur negatif.
(7) Yang dikembangkan meliputi seluruh sistem lapisan tubuh manusia yaitu, sistem lapisan tubuh fisik, sistem tubuh energi dan sistem tubuh jati diri.
(8) Merupakan spiritual murni bukan supranatural.
(9) Mampu mewujudkan spektrum sukses hakiki, yaitu optimalisasi 5 kebutuhan dasar manusia, Biologi, psikologi, sosiologi, spiritual dan resonansi jati diri manusia.
(10) Berbasiskan never ending process / selalu bertumbuh.

Itulah sekilas panduan apa itu Babon / Induk Ilmu.
Setiap alam negatif mempunyai kandungan positifnya, inilah yang sering dianggap sudah positif, namun sejatinya masih di alam negatif.
Mudah – mudah an dengan uraian ini, kita bisa jeli bahwa sejatinya belajar suatu ilmu jangan tergiur dengan manfaat, namun di cross chek bahan bakunya.

Dan dengan uraian ini dapat tergambar bahwa sejatinya mendekatkan diri sedekat mungkin kepada Tuhan Allah Sang Maha Dahsyat bukan dari ilmu kesaktian, namun dari penggalian kemurnian dalam diri.
Mudah – mudah an uraian ini makin menggali kedalaman keimanan dan ketakwaan kita bersama !

SALAM KASIH DAN KEDAHSYATAN HIDUP
To Love To Care To Give
Navigator Eksekutif
Lembaga Indikator Resonansi Autentik Spiritual.