INDAHNYA NTOK – GIGI

22 Feb 2014

Kedahsyatan hari ini “INDAHNYA NTOK – GIGI”
Quotes of the day “Ibaratnya perjalanan ke perut bumi, setiap lapisan bumi tentunya mempunyai kerak kerak yang unik dan berbeda antar lapisan yang pembersihannya juga perlu intensitas yang berbeda. Maka begitu juga lapisan diri kita, jangan terkecoh dengan beningnya di permukaan…sudahkah kita berselancar kedalam diri dan menjumpai kerak kerak yang lebih keras dan hitam legam sebagai akibat akumulasi perjalanan evolusi yg kita buat sendiri? B-SAMA

Pada suatu ketika putri mungil saya sebelum tidur ngajak saya “papah dede mau ntok gigi !, ntok gigi?”….oooo maksudnya gosok gigi…he..7x..lantas saya melayaninya untuk ntok gigi !

Ilustrasi diatas adalah suatu contoh kita membersihkan gigi.
Biasa jika kita membersihkan gigi secara umum khan menggunakan pasta gigi.
Versi pasta gigi macem macem..masing masing mengklaim lebih handal dalam pembersihan gigi.
Begitu pula sikat giginya sendiri….modelnya juga macem macem ada yang lurus…ada yang meliuk dan lain lain…yang juga mengklaim dengan modelnya lebih bersih.

Namun ternyata ada yang lebih bersih dari pasta gigi tipe apapun yaitu pembersih mulut dengan obat kumur..inipun banyak macamnya seperti merk Betadin, Listerin dan banyak lagi.

Jadi pembersihan di tingkat fisik saja sudah banyak macamnya.
Bagaimana dengan pembersihan dalam diri?
Sudahkah kita menggali metode yang kita pakai selama ini efektif atau tidak?…pembersihannya sudah sampai kedalaman berapa?, lingkup yang dibersihkan sejauh apa?…alat ukur keberhasilannya apa?

TIPS PEMBERSIHAN DALAM DIRI
(1) Metode yang dipakai harusnya bisa menjawab kedalaman, kekuatan dan kekerasan obyek yang mau dibersihkan dalam diri….sehingga dengan demikian kita bisa efektif dalam pembersihannya.
Bukankah setiap masalah manusia itu berbeda di kedalaman, kekerasan dan kekuatannya?

Misal si A,
Kedalaman masalahnya menempati di lapisan 7, 8 dan 4.
Kekerasan masalahnya 240%
Kekuatan masalahnya 300 ton.
Dengan mengetahui ini..maka agar efektif kita menggunakan kekuatan positif murni yang kekerasan dan kekuatannya minimal 3x lipat lebih dari obyek tersebut.
Coba bayangkan jika kita tidak menganalisa dulu…power digunakan hanya 10 ton….weeee…kapan bersihnya?

(2) Belum lagi rintangan yang sudah mendapatkan “SK” atau rintangan biasa?…atau rintangan dari pohon keluarga?…atau rintangan dari evolusi kehidupan…dan sebagainya.
Jadi kita harus tahu betul obyek apa yang hendak dibersihkan !, dengan begitu kita bisa memperhitungkan langkah apa yang harus diambil.

(3) Bukti nyata di lapangan kehidupan.
Misal tadi pemarah…jadi penyabar, pembohong jadi jujur, tadinya rintangan hidupnya besar jadi merdeka hoki dan rejeki berlimpah…dan sebagainya.
Jika tanda tanda yang biasanya masih ada atau kadang ada kadang tidak…lantas efektifitas pembersihannya dimana ya?

(4) Adanya peningkatan Martabat jati diri yang nyata…dan bukannya malah mundur.

Ada yang menyampaikan ke saya wach pak kok repot pakai analisa segala…yang penting sikat aja !
He..7x…gimana kita akan bertempur…main bertempur saja?….ini cerminan berani atau konyol?
Jangankan mau maju bertempur harus persiapan matang, ketika kita melakukan perjalanan panjang bukankah juga perlu persiapan?
Dan bagaimana evaluasinya?

Seperti membersihkan piring makan…bukankah kita pastikan bahwa piring tersebut sudah kinclong dan tidak tertinggal lemak bekas makanan sedikitpun?…lantas kenapa untuk membersihkan diri kita banyak menawar?…..bukankah alam itu membaca kemurnian dalam diri kita?…bisa saja permukaan diri yang tampak gagah namun didalam diri berkerak dan belepotan kotoran !

Mudah mudahan uraian ini memberikan gambaran luas bahwa mendekatkan diri sedekat mungkin pada Tuhan Allah Sang Maha Dabsyat bukanlah hal yang main main dan penuh tawaran serta bisa dinegosiasikan. Bukan BELIAU yang menyesuaikan diri kekita, namun kitalah yang menyesuaikan diri sesuai kriteria BELIAU…bukankah begitu ?

SALAM KASIH DAN KEDAHSYATAN HIDUP
To Love To Care To Give
Navigator Eksekutif
Lembaga Indikator Resonansi Autentik Spiritual