MENYONGSONG KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA

16 Aug 2015

Dirgahayu2015

# MENYONGSONG KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA #
Menakar makna merdeka dan ketahanan jati diri Bangsa

Quotes of the day
“Ketika diriku muda dan bebas,
dan angan – anganku tanpa batas,
aku berniat mengubah dunia.

Seiring diriku tumbuh dan lebih bijak,
kudapati dunia tak kunjung berubah,
maka kusederhanakan wawasan dan
kuputuskan hanya mengubah NEGERIKU
namun tampaknya sia – sia.

Saat diriku menapak tahun – tahun senjakala,
dalam suatu tekad penghabisan,
kutapkan untuk mengubah keluargaku saja, mereka yang akrab denganku, namun apa daya mereka menolak.

Dan kini saat terbaring diriku di ranjang kematian, barulah aku menyadari,
seandainya saja aku mengubah diriku sendiri, sebagai panutan, mungkin aku bisa mengubah keluargaku.
Dengan keteladanan, kegigihan dan kobaran semangat mereka, pasti bisa aku memperbaiki negeriku dan siapa tahu, diriku bahkan berhasil mengubah dunia”.
Sajak Bambang Utomo dari Griya Gagasan Cianjur.

MERDEKA ATAU MATI
Selogan ini di masa penjajahan adalah suatu greget tekat membela tanah air tanpa ditawar lagi.
Merdeka dalam Kamus besar bahasa Indonesia versi online bermakna bebas dan tidak terikat oleh segala perhambahan, penjajahan dsbnya.

Makna Merdeka jaman sekarang, adalah sebagai berikut :
(1) Setiap individu seyogyanya berjuang secara keras untuk merdeka dari segala bentuk emosi negatif dan penyakit hati.
Sehingga bisa menciptakan masyarakat bangsa yang damai dan berkelimpahan.

Banyak dari kita memaknai emosi negatif dan penyakit hati sebagai sesuatu yang lumrah manusia karena dialami oleh umum, maka ruang toleransi diri sangat lebar terhadap hal tersebut.

Ingat slogan Merdeka atau mati, bukankah ndak ada pilihan lain kala itu?, begitu kerasnya mengkondisikan diri.

Gimana kalau gini, emosi negatif dan penyakit hati harus segera dilenyapkan seperti ketika kita ndak ada pilihan lain harus segera ke kamar mandi karena perut sudah mulas, bukankah harus segera diselesaikan?

(2) Merdeka dari hegemoni internal bangsa.
Kita harus merdeka terhadap pemimpin yang tidak berpihak pada rakyat.
Kita memerlukan pemimpin yang mencintai dengan tulus rakyatnya bukan pencitraan.

Kita harus merdeka dari bangsa sendiri yang bersedia menjual bangsa an kekayaan bumi kepada pihak luar untuk kepentingan sendiri.

(3) Kita harus merdeka dari hegemoni pihak luar / eksternal artinya bebas dari pengaruh dan tekanan asing (terutama di bidang politik, ekonomi, dan budaya).
Bangsa yang merdeka, itu bebas dari tekanan politik negara lain.
Bangsa yang merdeka, tidak menyerahkan pengelolaan sumber daya alamnya kepada pihak asing tanpa share yang adil.

KETAHANAN KUALITAS JATI DIRI BANGSA
Kualitas Jati diri bangsa adalah satu kesatuan utuh dari setiap personil bangsa tersebut.
Kualitas jati diri adalah cahaya didalam diri yang selalu bergerak berdasarkan kebeningan Qalbu.
Sehingga terbebas dari segala bentuk dominasi Jubah Aku diri yang merupakan tulang punggung emosi negatif dan penyakit hati.

Bayangkan jika semua personil bangsa seperti ini, maka tidak ada lagi penghianatan bangsa, kepentingan golongan, menekan rakyat, korupsi, hukum betul betul rata, tdiak ada yang kebal hukum, serta terciptanya masyarakat yang damai, adil dan makmur.

Untuk urusan keluar, kualitas jati diri bangsa yang hebat mampu bersaing ke dunia internasional dengan Human Capital yang mumpuni berokut produk produk yang tidak kalah daya saingnya dengan dilengkapi kebijakan harga yang kompetitif.

Ketahanan kualitas jati diri bangsa juga dapat bersikap tegas untuk mempertahankan tumpah darah Indonesia dari rongrongan yang akan memecah belah bangsa berikut pencurian kekayaan bumi pertiwi ini.

Demikianlah Saudaraku sebangsa dan setanah air, mari kita membeningkan dan memperkuat jati diri kita sehingga kita bersama bisa secara berkelanjutan memperkuat ketahanan jati diri Bangsa ini, untuk mencapai Indonesia Damai – Adil dan Makmur secara merata.

MERDEKALAH BANGSAKU DENGAN MARTABAT JATI DIRI BANGSA YANG BENING DAN KEMILAUNYA MENGGUNCANG DUNIA

Salam kasih dan keagungan hidup
To Love – To Give – To Care
Navigator Executive
Grandness Leadership Intelligent Center
Initiating Action for Global Grandness Leadership