THE ORIGIN OF DIVINE ENERGY

15 Aug 2015

The Origin Divine Energy

# THE ORIGIN OF DIVINE ENERGY #
*** SUPRA RASIO #2 ***
MENAKAR KUALITAS JATI DIRI DIVINE ENERGY / ENERGI KETUHANAN

Quotes of the day
“Sebaik baiknya energi kehidupan bukan hanya mempunyai manfaat positif semata namun berasal dari bahan baku ruh Ilahi (Ruh min Amr Rabbi) serta mewujudkan jati diri termurnikan al Haq (Mukhlashin)” B-AMA

Seingat saya ini merupakan artikel saya membahas Divine energy yang ke 4, sasarannya sama, namun view angel penekananannya berbeda.

Saya sempet bingung untuk mencari gambar yang mewakili Origin Divine energy Al Haq, karena ndak ada bentuknya, ndak ada aura / tanpa warna hanya dikenal dari getarannya saja.
Namun ya sudahlah saya wakili dengan gambar seperti yang ditampilkan.

Fenomena energi kehidupan dalam sejarah kehidupan manusia sangat beragam ciri, sistem dan tehniknya.
Ada yang menyebutnya Qi, Prana, Reiki dsbnya.
Semuanya bermakna yang diakses adalah Divine Energy / energi ke Tuhanan.

Dan sedemikian mudahnya menarik energi Tuhan yang notabene menurut kebanyakan sistem adalah energi alam serta dapat bermanfaat positif.
Tinggal niat lalu tarik maka jadilah dan bisa untuk segala kepentingan positif.

Semua niat positif itu baik, namun sebaiknya dibarengi dengan bahan baku yang murni positif.
Semuanya berasal dari Allah itu betul, namun bukankah keaneka ragaman ciptaan Allah itu kecendrungan dualitas ada positif dan negatif serta berlapis dan bertingkat kualitasnya.
Maka jika makna Divine energi / energi ketuhanan adalah semua berasal dari Allah ya benar, namun sekali lagi ciptaan Allah khan beda beda kualitas.

Makin tinggi kualitas suatu energi ya makin berat syarat syaratnya, bukankah untuk mengambil batu krikil di jalanan lebih mudah dibanding mempunyai emas batangan dan batu berlian?

Penerapan Law of Attraction dalam Fisika Quantum mengatakan bahwa “Energi akan menarik energi di frekuensi yang sama”.

Law of Attaction adalah salah satu Universal laws, berlaku universal terhadap siapapun, seperti hukum gravitasi berlaku untuk semua.

Nach pertanyaan saya apabila seseorang masih dilingkupi oleh frekuensi energi emosi negatif dan penyakit hati kira kira Divine energi apa ya yang ditariknya?

Lha pak, kok bisa menyembuhkan?
Lha ya, semuanya bisa menyembuhkan ini khan masalah perang power dan kekerasan (Strengthen) energi saja.
Suatu energi akan menang terhadap energi lainnya apabila powernya dan kekerasannya lebih kuat.

Manfaat energi Divine energy bukan hanya untuk kepentingan positif saja, maka Origin Divine energi Al Haq, mempunyai profile umum sebagai berikut :
*) Bahan baku ruh Ilahi (Ruh min Amr Rabbi)
*) Mewujudkan kualitas jati diri termurnikan al Haq (Mukhlashin)

Maka kita harus jeli Divine energi apa yang kita kelola, sebab semua Divine energi.
Dan ini memerlukan metode ukur dengan frekuensi lebih tinggi dari energi yang diukur, sebab jika mengukurnya dengan frekuensi energi yang sama, ya ndal bisa akurat, sebab bagaimana diri mengukur diri sendiri?

Bukankah dalam QS Al-Rad [13] : 8, dikatakan bahwa “Segala sesuatu di sisi-Nya memiliki ukuran”.

Menurut perspektif kami dari kecerdasan resonansi jati diri dengan teknologinya adalah TS-CODE, Divine energi ini terdiri dari 3 tipe bahan baku yakni,
(1) Bahan baku Roh Alam (alam rendah)
(2) Bahan baku Ruh Ilahi (alam tinggi, alamu a’la)
(3) Bahan baku Ruh Ilahi Min Amr Rabbi Al Haq (alam kesucian, alamu Al Haq).

Setiap energi mempunyai frekuensi, getaran dan gelombang.
Semuanya mempunyai alam tersendiri, untuk no 1 dan 2 masing alam mempunyai 7 saf dan setiap saf mempunyai 52 lapisan.

No 1, sistem kerjanya ber orientasi pada hasil, sedangkan no 2 dan no 3 sistem kerjanya ber orientasi pada azaz keadilan Tuhan.
Untuk no 3, meskipun setiap saf tetap mempunyai 52 lapisan akan tetapi jumlah saf setiap alam beda.

Untuk no 1 dan 2 energinya masih berbentuk, dalam arti mempunyai pola tertentu, aura dan warna.
Untuk no 3, dikarenakan sangat halus, sudah tidak berbentuk, ada yang hanya warna bahkan di tingkat lebih halus warna ndak ada dikenal hanya dari getarannya saja.

PROFILE DIVINE ENERGY
* Jalur Energi Roh Alam *
Masuk dalam quadran alam Birlin Baisa.
Getaran tertinggi di 90.000/ detik.
Adapun kandungannya sebagai berikut :
* Dimensi 9
Kandungan positif 50%, negatif 0%.
* Dimensi 8
Kandungan positif 33%, negatif 67%
* Dimensi 7
Kandungan positif 29%, negatif 71%
* Dimensi 6
Kandungan positif 25%, negatif 75%
* Dimensi 5
Kandungan positif 21%, negatif 79%
* Dimensi 4
Kandungan positif 17%, negatif 83%

Catatan, dimensi 1 itu titik, dimensi 2 itu garis dan dimensi 3 itu bentuk fisik.
Mulai dimensi 4 keatas berbentuk non fisik.

Terlihat bahwa energi energi yang berasal dari alam alam quadran Birlin Baisa mempunyai kandungan positif, inilah yang digunakan sebagai penyembuhan segala hal positif namun bahan bakunya tidak murni positif semuanya masih ada kandungan energi negatif.

* Jalur Ruh Ilahi (Alam Tinghi, Alamu A’la)
Mempunyai dua Quadran, quadran pertama adalah Qotima Amsa.
Getaran tertinggi adalah 780.000 / detik.
Di Quadran ini mempunyai 19 tingkatan alam.
Yang terendah adalah alam Firdausin / alam surga dengan kandungan positif 100%, negatif 0%.
Bandingkan dengan alam Az Zikry, 6 tingkat diatas Firdausin kandungan positifnya 400%, negatif 0%.
Apalagi alam alam diatasnya.
Quadran ke 2, terdiri dari 900 tingkatan alam.

* Jalur Ruh Ilahi Min Amr Rabbi Al Haq
Energi ruh Alam dan Ruh Ilahi Alamu A’la keduanya alamiahnya adalah energi alam (energi di luar diri manusia) dan masuk dalam quadran alam besar yang dinamakan Alam Syariat.

Sedangkan energi ruh Ilahi Min Amr Rabbi Al Haq alamiahnya berada di dalam diri manusia minimal di lapisan ruh ruhani.
Getaran terendah di 20 juta / detik.
Coba renungkan energi dengan getaran 20 juta / detik mempunyai 40 saf, apalagi yang diatasnya.

Cukup jelas ya, tipe tipe Divine energy.
Sungguh Allah sebagai sumber dari segala sumner energi, maha luas energinya.

Dan sekali lagi setiap lapisan alam energi makin tinggi kualitasnya maka makin berat syaratnya.
Oleh karenanya kita yang menyesuaikan ke energi tersebut dan bukan sebaliknya.

Salam kasih dan keagungan hidup
To Love – To Give – To Care
Navigator Executive
Grandness Leadership Intelligent Center
Initiating Action for Global Grandness Leadership