THE TRANSPERSONAL MAN

TheTranspersonalMan

THE TRANSPERSONAL MAN #
*** SUPRA RASIO #3 ***
Menakar kedalaman hakekat manusia Transpersonal dan ilmu psikologi generasi ke 4 yaitu Psikologi Transpersonal.

Quotes of the day
” Allah menutup hati mahlukNya dengan hijab yang halus
Para Ulama terhalang karena keluasan ilmunya
Para Zahid terhijab karena ambisinya
Dan para hukama tak mampu menembus karena kehalusan hikmahnya.
Orang orang arif (Al Arif Al Haq) dan para pencinta sejati tak ada yang menghalanginya.
Hal itu karena mereka menempatkan kalbu sucinya dalam cahaya Ilahi”
Syair Sufi wanita Rabi’ah Al Adawiyah

Catatan :
Zahid adalah orang yang memalingkan diri dari kesenangan dan kenikmatan dunia.
Hukama adalah orang orang yang perkataan dan perbuatannya sesuai dengan sunnah Rasulullah.

FENOMENA TRANSPERSONAL
“Pak bagaimana caranya saya bisa peka dan melihat yang ndak kelihatan”, rata rata permintaan anak muda dan pria setengah umur yang datang atau online ke saya.

Dan saya mempunyai jawaban standar, karena banyak juga yang meminta seperti itu dalam waktu ke waktu secara terpisah.
“Kepekaan untuk melihat tidak terlihat itu adalah aspek kapasitas jati diri, dan ini tidak mencerminkan kualitas rasa penyerahan diri pada Allah, ini hanya pelengkap sesuai kehendakNYA.
Bagi saya kepekaan untuk faktor eksternal adalah suatu ketrampilan biasa, tidak ada bedanya dengan ketrampilan menyetir mobil dsbnya.

Yang penting fokus pada aspek Kualitas jati diri  yaitu penggalian berkelanjutan berjuang mendekatkan diri sedekat mungkin pada Allah. Dengan kedalaman keimanan – ketakwaan dan keiklasan serta selalu berjuang memurnikan jiwa secara berkesinambungan dari segala sesuatu yang tidak baik menurut Allah (bukan menurut kita). Serta bermanifestasi mewujudkan sifat sifat Allah di kehidupan nyata untuk sukses secara vertikal dan horizontal.
Inilah yang utama dan fundamental, inilah faktor kepekaan internal, menggali kepekaan mendekati sumber cahayaNYA di jalur Al Haq hakiki”

“Hilangkan dirimu sehilang hilangnya hingga engkau tahu bahwa Dialah Sang Maha Ghaib atau tinggikanlah kualitas jati dirimu setinggi tingginya sehingga mampu mengetahui bahwa Dialah Sang Maha Tinggi” B-AMA

Namun sayangnya ada segmen manusia  yang selalu mengkonfrontir faktor kepekaan spiritual ini dengan dalil dalil (dengan pemaknaan yang sempit), mereka tidak sadar justru hal tersebut membatasi cara kita beragama yang Haq hakiki.

Dan mereka memahami realitas hidup manusia itu adalah wujud sehingga semuanya harus bisa diobservasi secara indrawi, mereka lupa quark (inti kehidupaan manusia) didalam diri manusia adalah sesuatu yang non indrawi.

Banyak hal dikehidupan ini yang tidak ada dalilnya seperti nuklir, komputer dsbnya. Nah silahkan kita cari dalil bagaimana merakit elektronik. Lantas kenapa kita memakai TV, Komputer, Gadget?, khan ndak ada dalilnya?

Spiritual itu universal dan rahmatan lil alamin itu universal maka Islam adalah agama berbasiskan spiritual Al Haq hakiki.

Maka cobalah mulai sekarang kita lebih arif dan bijak serta lebih spiritual dalam ber agama.
Agama rahmatan lil alamin (rahmat bagi seru sekalian alam) tidak semestinya dibumikan dalam bentuk yang kaku dan membelenggu.

THE BEAUTY OF TRANSPERSONAL

Trans artinya di atas (beyond, over) dan personal adalah diri. Sehingga dapatlah dikatakan bahwa transpersonal membahas atau mengkaji pengalaman di luar atau batas diri, seperti halnya pengalaman-pengalaman spiritual.

Dipicu oleh konsep tingkatan kebutuhan dasar manusia yang diluncurkan oleh Abraham Maslow (seorang psikolog dari Amerika, pelopor psikologi Humanistik dan peletak fondasi timbulnya psikologi Transpersonal)

Hirarki tertinggi tingkatan kebutuhan dasar manusia menurut Maslow adalah Self  Transendence (diatas Self Actualization), yaitu helping others to self actualize, dan dalam makna lebih luas ketrampilan untuk menempa hubungan dengan dunia alam semesta dan pemaknaannya.

Spiritual Transendental adalah pengalaman individu terhadap sesuatu yang bermakna secara personal dan ini menghasilkan cabang ilmu psikologi generasi ke 4 yaitu Transpersonal psikologi.

Trasnpersonal psychology is concerned with the study of humanity highest potential, and with recognitioon, understanding, and realization of unitive, spiritual and transendent states of consciousness.

Psikologi Transpersonal mempunyai perhatian terhadap studi potensial tertinggi umat manusia dan dengan pengakuan, pemahaman dan realisasi keadaan kesadaran yang mempersatukan spiritual dan transenden.

Banyak sistem dan tehnik Transpersonal lebih menitik beratkan pada pencerahaan / awakening serta healing.
Namun ndak ada sama sekali dengan tujuan membersihkan diri dengan kedalaman yang berkelanjutan.

Hanya menitik beratkan pada bisa lihat ini bisa lihat itu, pengalaman ini pengalaman itu.
Namun sama sekali tidak menggali bahan baku kejadian tersebut menempati anak tangga medan energi yang mana.

Selain itu tehnik Transpersonal yang ada tidak mengenal adanya resonansi spiritual / lapisan lapisan alam spiritual juga tidak ada penggalian mengenai hubungan antara diri dengan frekuensi kualitas jati diri.

Frekuensi kualitas jati diri adalah peningkatan kualitas diri dari seperangkat vibrasi kebeningan Ruh, Qalbu dan nafs, sehingga bukan hanya fokus dengan observable area namun menembus unobservable area dan unconceivable area (tidak dapat dipikirkan atau dirasakan).

TINGKATAN MANUSIA BERILMU / TRANSPERSONAL VERSI LITERATUR ISLAM

1) Yatafakkarun (Yang berpikir), QS 10 : 24
2) Ya’lamun (Yang Mengetahui) QS 10 : 5
3) Yatazakkarun (Yang mengambil pelajaran) QS 16 : 12
4) Ya Qilun (Yang memahami) QS 16 : 12
5) Yasma’un (Yang mendengarkan) QS 30 : 23
6) Yuqinun (Yang meyakini) QS 45:4
7) Al mu’minin (Orang orang ber iman) QS 45 : 3
8) Al ‘alimin (Orang – orang mengetahui) QS 30 : 22
(9) Ulil Albab (orang – orang yang memiliki saripati segala sesuatu), Ali Imron [3], 190 – 191.

Nach silahkan memposisikan diri Anda di tipe yang mana sesuai kadar yang benar di tiap tipe.

Akhir kata, Transpersonal adalah fenomenal perjalanan spiritual seseorang dan bisa terjadi kepada siapa saja serta agama apa saja.
Namun seyogyanya kualitas Transpersonal juga menggali kedalaman penyucian jiwa untuk kembali ke kemurnian jati diri yang kemudian di manifestasikan nyata dengan sifat sifat ke Ilahian di kehidupan.

Salam kasih dan keagungan hidup
To Love – To Give – To Care
Navigator Executive
Grandness Leadership Intelligent Center
Initiating Action for Global Grandness Leadership